Tips Memilih Kaos Anak Karakter Berkualitas

Kaos Anak KarakterMasa anak-anak adalah masa yang sangat membahagiakan dimana mereka bisa bermain dengan bebas sepanjang hari. Untuk membuat mereka nyaman pada saat bermain, maka Anda harus bisa memilih kaos anak karakter yang berkualitas. Mengapa? Tentu karena kaos yang nyaman akan membuat anak Anda bisa bermain tanpa harus kepanasan. Menggunakan kaos yang panas tentu bisa membuat anak Anda merasa tidak nyaman. Selain itu, hal tersebut juga bisa mengganggu kesehatan anak Anda karena keringat yang bercampur dengan panas akan menjadi bakteri. Nah, untuk itu kami akan jelaskan beberapa tips dalam memilih kaos anak yang berkualitas.

Kaos Anak Karakter Terbaik

Tips pertama yang harus Anda perhatikan adalah kualitas bahannya. Untuk kaos anak, bahan terbaik yang harus digunakan adalah cotton combed. Jenis cotton combed pun terbagi menjadi bermacam-macam mulai dari 20s, 24s, 30s, dan 40s. Semakin tinggi jenisnya, maka semakin tipis bahan kainnya. Namun dari empat jenis bahan tersebut, cotton combed 24s adalah yang sering digunakan. Selain tidak terlalu tebal, bahan ini pun bisa mudah menyerap keringat. Yang harus Anda pahami, hindari memilih kaos anak karakter berbahan polyester karena jelas bahan tersebut akan membuat anak Anda kepanasan. Tips yang kedua, perhatikan kualitas sablonan pada kaos anak tersebut.

Bagi Anda yang masih awam dengan sablon, maka Anda harus memastikan bahwa sablon pada kaos tersebut memakai print DTG. Apa itu print DTG? Print yang satu ini adalah Direct to Garment dan sablonnya menyatu dengan kain. Karena menyatu, karakter pada sablon tersebut pun akan tahan lama dan tidak mudah rusak bila sering dicuci. Sebaiknya hindari sablon menggunakan plastisol karena mudah pecah. Tips terakhir, jahitan kaos harus memiliki pola rantai. Kaos yang dijahit dengan pola ini maka akan jauh lebih tahan lama. Bahkan saat ini terdapat bula kaos anak built up yaitu kaos tanpa jahit samping. Jadi, tadi adalah tips dalam memilih kaos anak karakter berkualitas yang harus Anda pahami.

Related posts: